Rangkaian Listrik Tiga Fasa Seimbang
Baca Juga:
- Transformator 24V AC: Pengertian, Fungsi, dan Aplikasi
- Jenis Transformator Step Up: Pengertian, Fungsi, dan Aplikasinya
- Cara Kerja Trafo Switching: Panduan Lengkap dan Penjelasan Detail
- Trafo Switching: Pengertian, Fungsi, dan Aplikasinya dalam Rangkaian Elektronik Modern
- Trafo Step Up 220 ke 380: Prinsip Kerja, Desain, serta Aplikasinya
- Trafo Step Down 380V ke 220V: Pengertian, Prinsip Kerja, Komponen, dan Aplikasinya
- Trafo Step Down 220V ke 110V: Prinsip Kerja, Aplikasi, dan Pertimbangan Teknikal
- Jenis Trafo Step Down: Penjelasan, Karakteristik dan Aplikasinya
- Kapasitor Bank 3 Phase: Pengertian, Fungsi, Desain, dan Penerapan
- Transformator Buck-Boost 208V ke 230V: Pengertian dan Aplikasi
Tegangan yang kita peroleh dari sistem tiga fasa seimbang dihasilkan oleh generator sinkron.
Dalam kondisi seimbang, ketiga tegangan memiliki amplitudo yang sama. Tipe pertama adalah koneksi seimbang Y-Y.
Bahkan memiliki amplitudo yang sama, yang membuat sistem tiga fase memiliki tegangan tiga fase adalah karena perbedaan sudut fase.Setiap tegangan memiliki perbedaan sudut fasa 120â—¦.
Ada empat jenis tegangan tiga fasa seimbang:
- Koneksi Y-Y ( star-star) yang seimbang (yaitu, sumber terhubung-Y dengan beban terhubung-Y).
- Koneksi Star-delta yang seimbang.
- Koneksi delta-delta yang seimbang.
- Koneksi delta-Y yang seimbang.
Koneksi Y Tiga Fase Seimbang
Kita mulai dengan sistem Y-Y karena setiap sistem tiga fase yang seimbang dapat direduksi menjadi sistem Y-Y yang setara.
Oleh karena itu, analisis sistem ini harus dianggap sebagai kunci untuk menyelesaikan semua sistem tiga fase seimbang.
Sistem Y-Y seimbang adalah sistem tiga fase dengan sumber terhubung Y seimbang dan beban terhubung Y seimbang.
Lihat sistem Y-Y empat-kawat seimbang pada Gambar.(1), di mana beban terhubung-Y terhubung ke sumber terhubung-Y.
Kita asumsikan beban seimbang sehingga impedansi beban sama.
Meskipun impedansi ZY adalah impedansi beban total per fase, ini juga dapat dianggap sebagai jumlah dari impedansi sumber ZS, impedansi saluran Zl, dan impedansi beban ZL untuk setiap fase, karena impedansi ini seri.
Seperti diilustrasikan pada Gambar.(1), ZS menunjukkan impedansi internal dari belitan fasa generator; Zl adalah impedansi saluran yang menghubungkan fase sumber dengan fase beban; ZL adalah impedansi setiap fase beban, dan Zn adalah impedansi saluran netral.
Jadi, secara umum
ZS dan Zl lebih kecil dibandingkan dengan ZL, sehingga dapat diasumsikan bahwa ZY = ZL jika tidak ada sumber atau impedansi saluran.Bagaimanapun juga, dengan menyatukan impedansi, sistem Y-Y pada Gambar.(1) dapat disederhanakan seperti yang ditunjukkan pada Gambar.(2).
Tegangan line-to-line atau hanya tegangan saluran Vab, Vbc, dan Vca terkait dengan tegangan fasa.
Sebagai contoh soal rangkaian 3 fasa seimbang,
Demikian pula, kita dapat memperolehJadi, besarnya tegangan saluran VL adalah 3 kali besar tegangan fasa Vp, atauDimanaDanJuga, tegangan saluran memimpin tegangan fase yang lain sebesar 30â—¦. Gambar.(3a) mengilustrasikan hal ini.Gambar.(3a) juga menunjukkan cara menentukan Vab dari tegangan fasa, sedangkan Gambar.(3b) menunjukkan hal yang sama untuk tegangan tiga saluran.
Perhatikan bahwa Vab memimpin Vbc sebesar 120â—¦, dan Vbc memimpin Vca sebesar 120â—¦sehingga tegangan saluran berjumlah nol seperti halnya tegangan fasa.
Menerapkan KVL ke setiap fase pada Gambar. (2), kami memperoleh arus saluran sebagai
Kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa arus saluran bertambah hingga nol,
SehinggaAtauyaitu, tegangan pada kabel netral adalah nol.Garis netral dengan demikian dapat dihilangkan tanpa mempengaruhi sistem.
Bahkan, dalam transmisi daya jarak jauh, konduktor dalam digunakan dengan pembumian itu sendiri bertindak sebagai konduktor netral.
Untuk pemahaman yang lebih mudah, Anda lebih baik membaca tentang tegangan tiga fase yang seimbang terlebih dahulu.
Sistem tenaga yang dirancang dengan cara ini di rancang dengan baik di semua titik kritis untuk memastikan keselamatan.
Sedangkan arus saluran adalah arus di setiap saluran, arus fasa adalah arus di setiap fasa sumber atau beban.
Dalam sistem Y-Y, arus saluran sama dengan arus fasa. Kita menggunakan subskrip tunggal untuk arus saluran karena wajar dan konvensional untuk mengasumsikan bahwa arus saluran mengalir dari sumber ke beban.
Cara alternatif untuk menganalisis sistem Y-Y yang seimbang adalah dengan melakukannya berdasarkan "per fase".
Kita lihat satu fase, katakanlah fase a, dan analisis rangkaian ekivalen satu fase pada Gambar.(4). Analisis fase tunggal menghasilkan arus saluran Ia sebagai
Dari Ia, kita gunakan urutan fase untuk mendapatkan arus saluran lainnya. Jadi, selama sistem seimbang, kita hanya perlu menganalisis satu fase.
Kita dapat melakukan ini bahkan jika garis netral tidak ada, seperti pada sistem tiga kabel.
Contoh Koneksi Y-Y Seimbang
Untuk pemahaman yang lebih baik mari kita tinjau contoh soal rangkaian 3 fasa di bawah ini:
1. Hitung arus saluran dalam sistem Y-Y tiga kawat pada Gambar.(5).
Penyelesaian:dimana ZY = (5 j2) + (10 + j8) = 15 + j6 = 16,155 21,8â—¦. Karenanya,
Karena tegangan sumber pada Gambar.(5) berada dalam urutan positif dan arus saluran juga dalam urutan positif,
Belum ada Komentar untuk "Rangkaian Listrik Tiga Fasa Seimbang"
Posting Komentar